ANALISIS MAKNA DENOTATIF DAN KONOTATIF DALAM BUKU “JIKA KITA TAK PERNAH BAIK-BAIK SAJA” KARYA ALVI SYAHRIN: KAJIAN SEMANTIK

Authors

  • Nadiva Maharani Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Aat Hartati Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

DOI:

https://doi.org/10.52657/jp.v10i1.2150

Keywords:

Denotative meaning, Connotative meaning, Semantics

Abstract

Semantik merupakan bagian dari cabang ilmu linguistik yang mempelajari makna yang meliputi jenis-jenis, pembagian, pembentukan dan perubahan makna. Perbedaan kata terlihat dari hubungan makna antar kalimat. Makna denotatif disebut makna sebenarnya, sedangkan makna konotatif disebut makna nonaktual. Penelitian yang berjudul Analisis Makna Denotatif dan Konotatif dalam Buku “Jika Kita Tak Pernah Baik-Baik Saja” karya Alvi Syahrin bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan makna denotatif dan konotatif yang terkandung dalam data yang diperoleh dari buku “Jika Kita Tak Pernah Baik- Baik Saja” menggunakan metode penelitian kualitatif dan teknik pengumpulan data, mendengarkan bebas dan terlibat dalam percakapan (SBLC). Penelitian ini sampai pada kesimpulan bahwa makna konotatif lebih dominan dibandingkan makna denotatif. Hal ini terlihat dari ditemukannya 8 data mengandung makna konotatif dan 6 data mengandung makna denotatif.

Downloads

Published

2024-02-01

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.